CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Minggu, 30 Desember 2012

Prospek Kerja Bidang Statistika


Pada krisis global ini, dunia semakin mempertimbangkan kuantitatif dan fokus pada data. Banyak profesi yang mengandalkan pengukuran numerik untuk membuat keputusan dalam menghadapi ketidakpastian. Dalam kondisi ini, Ahli Statistik (Statisticians)  dapat menempati posisi peneliti, CEO serta staff pada bagian Electronic Data Processing, System Analyst, Quality Control, Planning, Controlling and Production, yang terdapat pada berbagai bidang seperti:
1.        Bisnis, meliputi: Finance, Manufacturing, Engineering, Marketing Research, dan Statistical Computing
2.   Kesehatan dan Medis, meliputi: Genetika, Public Health, Epidemiologi, dan Farmakologi
3.        Sumber Daya Alam, meliputi: Agrobisnis dan Perikanan
4.        Physical Sciences, meliputi: Geofisika dan Geologi
5.        Lembaga pemerintahan (Depdagri, Diknas, Depkeu, Dephan dll)
6.        Sektor industri/jasa keuangan (perbankan, asuransi, bursa saham, BUMN)
7.        Industri strategis (PT. PAL, PT.KAI, PT.PLN, PT.GAS, dll)
8. Bidang industri perangkat lunak dan komputer (perancangan sistem, programming, desain grafis, dll)
9.        Bidang industri penerbitan dan percetakan
10.    Industri telekomunikasi (telematika, Telkom)
11.    Industri pengolahan data dan informasi (BPS, LSI, Barometer, LRI, dll)
12.    Bidang riset dan pengembangan meliputi: Metode Survei, Riset Pemerintahan, dan Riset Sosial (LIPI, BATAN, LAPAN, BPPR,Marketing Riset Informasi, dll)
13.    Bidang akademik, sebagai dosen di PTN dan PTS terkemuka
Ahli Statistik menggunakan kemampuan kuantitatif (Quantitative Abilities), pengetahuan/wawasan statistik (Statistical Knowledge), dan kemampuan berkomunikasi (Communication Skills), serta kemampuan membangun kepercayaan (Trust Building) dalam pekerjaan dan banyak permasalahan, seperti:
1. Mengestimasi keamanan dan mempelajari kondisi ekonomis dari the nuclear power plants dan sumber energi alternatif (di utility company, laboratorium riset, the Nuclear Regulatory Commission, atau Departemen Energi).
2. Mengevaluasi dampak lingkungan akibat polusi udara, air, dan tanah (di laboratorium riset, perusahaan commercial environmental clean-up, atau the Environmental Protection Agency).
3. Mendesain dan menganalisis studi untuk menentukan apakah obat baru dan peralatan medis aman dan efektif (di perusahaan farmasi, medical research center, atau the Food and Drug Administration).
4.  Mengestimasi tingkat pengangguran di United States (di the Bureau of Labor Statistics).
5. Menganalisis pendapatan konsumen untuk produk dan service (di perusahaan marketing konsumen, perusahaan negara, atau perusahaan consulting).
6.  Mendesain studi dan menganalisis data eksperimen pertanian untuk meningkatkan produktifitas dan area (di universitas pertanian atau perusahaan negara agrobisnis).
7. Menolong ilmuwan dan ilmuwan masa depan dalam mengumpulkan dan menganalisis data untuk membuat informasi dan pengembangan metodologi statistik yang baru (di universitas statistik, matematika, biostatistik, bisnis, ekologi, atau departemen psikologi).

Karakteristik Pekerjaan yang dimiliki seorang ahli statistik adalah.
1. Menggunakan data untuk menyelesaikan masalah di area yang luas dan bervariasi.
2. Menerapkan pengetahuan matematika dan statistika untuk permasalahan sosial, ekonomi, medis, politik, dan ekologi.
3. Bekerja secara individu dan/atau peran kelompok dari berbagai cabang ilmu pengetahuan.
4. Memberikan konsultasi kepada professional lain , atau menghadiri konferensi, seminar, dan aktivitas edukasi berkelanjutan.
5. Memajukan keterbatasan statistika, matematika, dan probabilitas melalui pendidikan dan riset.

Salah satu keuntungan bekerja dengan statistik adalah mampu mengkombinasikan keahliannya dengan setiap bidang science, teknologi, atau bisnis seperti: Pertanian, Astronomi, Biologi, Kimia, Computer Science, Demografi, Ekonomi, Ekologi, Pendidikan, Engineering, Epidemiologi,Finance, Kehutanan, Genetika, Health Science, Asuransi, Hukum, Manufacturing, Marketing, Farmakologi, Medis, Fisika, Political Science, Psikologi, Kesehatan Masyarakat, Keamanan, Sosiologi, Olahraga, Telekomunikasi, atau Zoology.
Pekerjaan yang dilakukan seorang Ahli Statistik adalah Analis Bisnis, Professor, Ahli Ekonomi,Software Engineer, Ahli Matematika, Analis Resiko, Analis Kualitas, Investigator, Ilmuwan Lingkungan, Pharmaceutical Engineer, Peneliti, Analis Data, Project Manager, atau Manager.

BISNIS DAN INDUSTRI
Manufacturing
Ahli Statistik Industri menolong dalam membangun produk dan deliver services. Hal ini memuaskan bagi customers dan menambah penguasaan pasar dan laba perusahaan. Ahli Statistik menolong dalam mendesain produk terbaik, menuntun sebuah transisi dari mendesain sampaimanufacturing, menjamin produk yang sempurna secara konsisten, menolong dalam men-managekepuasan customer, dan menjamin bottom line bermanfaat secara financial. Profesional Industri menggunakan metode statistik untuk kontrol kualitas dan jaminan kualitas di dalam hampir semua barang-barang pabrik.
Marketing
Statistika digunakan untuk mengukur tingkat variasi dalam kebutuhan dan keinginan customer. Ahli Statistik mendesain eksperimen untuk produk baru , menfokuskan tingkah laku kelompok dan survei sampel untuk memantapkan consumer feedback , dan menyelenggarakan eksperimen area dalam menguji pasar untuk menentukan produk yang berkesinambungan dan layak dipasarkan. Statistika dan data mining juga digunakan untuk menganalisis data sales dan memprediksi future trends.
Engineering
Engineers bekerja dalam industri electronics, chemicals, aerospace, kontrol polusi, kontruksi, dan industri-industri lain. Mereka menjadi bertanggung jawab untuk memimpin proyek besar dengan biaya yang signifikan, kerumitan yang teknis, dan penuh tanggung jawab. Metode Statistik memperkenankan engineers membuat produk yang konsisten, mendeteksi masalah, meminimumkan sampah kimia, dan memprediksi hidup produk.
Statistical Computing
Kemantapan dan keakuratan software statistik merupakan alat terpenting untuk Ahli Statistik dalam setiap bidang. Dengan mengembangkan kode komplek yang userfriendly dan cukup merupakan tugas yang menantang, seperti memanfaatkan kemajuan yang terjadi secara langsung dalam hardware platforms, grafik, dan algoritma. Peluang dalam bidang ini meliputi desain dan pengembangan software, pengujian software, jaminan kualitas, technical support, pendidikan, dokumentasi, marketing, dan sales.

KESEHATAN DAN MEDIS
Kesehatan Masyarakat
Ahli Statistik Kesehatan Masyarakat bekerja dalam mencegah penyakit, memperpanjang hidup, dan mempromosikan kesehatan melalui upaya komunitas terorganisir. Hal ini termasuk penjagaan kesehatan (sanitasi), kontrol infeksi menular, pendidikan kesehatan, diagnosis awal, perlakuan pencegahan, dan standar hidup yang memadai. Hal ini membutuhkan pemahaman epidemiologi, ilmu gizi, praktek antiseptik, dan social science. Di United States, kesehatan masyarakat dipelajari dan dikoordinasi dalam tingkat nasional oleh the Centers for Disease Control and Prevention; Secara international, the World Health Organization memainkan peranan yang sama.
Epidemiologi 
Ahli Statistik Epidemiologi bekerja dalam proyek seperti menghitung angka penderita kanker atau angka kronis & infeksi , monitoring dan melaporkan perjangkitan penyakit , dan monitoring perubahan kelakuan yang berhubungan dengan kesehatan seperti aktivitas merokok dan pemeriksaan badan. Bidang praktek meliputi epidemiologi pada nutrisi, lingkungan, genetika, dan sosial, yang sama baiknya dengan pharmacoepidemiology.
Farmakologi
Ahli Statistik di farmakologi bekerja dalam pharmaceuticals, kesehatan binatang, dan riset pemerintah. Mereka adalah kunci untuk semua aspek penemuan obat, perkembangan, izin, danmarketing. Mereka bekerja di riset pre-clinical, clinical trials, epidemiologi, health economics, dan riset pasar. Ahli Statistik dibutuhkan dalam proses pengembangan obat karena mereka menjamin kevalidan dan keakuratan penemuan pada semua tahapan proses.
Genetika
Statistika telah digunakan dalam genetika manusia untuk membuat metode otomatis pelabelan indikator yang mungkin untuk ketidaknormalan genetik, seperti cacat lahir dan penuaan lebih awal. Statistika juga sudah dilakukan di dalam genetika hewan dan tumbuhan untuk mengetahui jenis karakteristik yang diinginkan dalam keturunan. Dengan menggunakan model statistk yang kompleks, Ahli Statistik membantu dalam merumuskan keputusan suara dengan membedakan antara lingkungan dan efek genetik.

LEARNING
Pendidikan
Pendidikan merupakan salah satu industri negeri terbesar dan tugas Ahli Statistik Pendidikan dapat memiliki penanganan yang bermacam-macam. Mereka membantu dalam menaksirkan keefektifan pengajar, menganalisis suatu database besar untuk mengerti masalah-masalah khusus, atau mengembangkan model statistik yang lebih baik untuk menggambarkan kualitas belajar yang dicapai oleh satu murid atau semua murid di sekolah daerah, negara bagian, atau nasional.
Science Writing and Journalism 
Science writers dipekerjakan oleh media massa, universitas, dan perusahaan negara untuk menghasilkan berita singkat, artikel, surat kabar, dan laporan lain. Penulis dengan scientific backgrounds merupakan permintaan yang utama karena kemampuannya untuk menjelaskan data statistik atau scientific yang komplikatif untuk kemudahan pemahaman artikel baginonstatisticians dan masyarakat umum.

RISET
Pemerintah
Metode statistik digunakan di dalam peraturan pemerintah pada topik seperti aturan stock trading, standar kemurnian udara, dan perizinan obat baru. Statistika disebutkan dalam court proceedings, congressional hearings, dan lobbying arguments. Politik melibatkan statistika dalam bentuk survei angka perizinan, pendaftaran pemilih, kampanye, dan prediksi pemilihan (quick count). Ahli Statistik mengambil bagian di dalam agen-agen pemerintah seperti the Food and Drug Administration, the Census Bureau, the Bureau of Labor Statistics, the Office of Management and Budget, the Bureau of Transportation Statistics, the National Institutes of Health, dan the Department of Agriculture. Agen pemerintah pusat memberikan data yang digunakan dalam membuat kebijakan pemerintah pusat, negara bagian, dan pemerintahan lokal.
Metode Survei
Ahli Statistik bekerja dalam survei-survei di pemerintahan, social sciences, pendidikan, hukum, kehutanan, pertanian, biologi, medis, bisnis, dan e-commerce. Ahli Statistik Survei mempelajari desain survei yang efisien, metode eksperimen untuk menambah angka respon, mengakuntasinonresponse dan undercoverage, atau bagaimana melepas data untuk publik dengan tetap memelihara kepercayaan responden. Permasalahan penting yang lain meliputi menguraikan dan mendesain pertanyaan serta memutuskan dimana dan bagaimana mengambil sampel yang akan dimasukkan ke dalam kelompok yang tidak terwakili secara tradisi.

SOCIAL SCIENCES
Consulting
Konsultan statistik independen bekerja dalam banyak proyek yang sama seperti Ahli Statistik, tapi mereka biasanya disewa atas dasar tempo untuk menyelesaikan masalah tertentu yang membutuhkan keahlian statistik yang tidak tersedia didalam perusahaan yang menyewanya. Karena bidang statistika cukup luas, banyak konsultan statistik berspesialisasi dalam beberapa area, seperti pengembangan kualitas atau pharmaceuticals. Konsultan disewa dengan dana uang untuk bekerja pada proyek yang pendek di medis, pertanian, engineering, atau bisnis.
Hukum
Statistika semakin menjadi penting seperti permasalahan kompleks yang terus bertambah padacourt cases address. Ahli Statistik menganalisis data yang dapat membantu juri atau hakim memutuskan apakah seseorang bersalah dan dijatuhi hukuman sesuai kejahatannya atau harus membayar denda atas kerusakan yang disebabkan. Court cases (kasus pengadilan) yang menyertakan analisis statistik meliputi tes DNA, ketidaksesuaian gaji, survei konsumen, dandisease clusters.

SUMBER DAYA ALAM
Pertanian
Ahli Statistik sudah tergabung dengan Pertanian agar dapat mempelajari angka-angka dari pertanyaan yang menantang, seperti pestisida kimia, hidrogeologi, veterinary sciences, genetika, dan manajemen panen. Ahli Statistik dilibatkan dalam studi dari eksperimen laboratorium kecil sampai proyek besar yang diselenggarakan lebih dari ratusan atau ribuansquare miles. Mereka bekerja dengan data skala terkecil dari organisme (seperti virus dan bakteri) untuk tumbuh-tumbuhan, serangga, binatang, dan manusia. Mereka bekerja dengan ilmuwan dari bidang seperti bakteriologi, genetika, biochemistry, dairy science, studi lingkungan, entomologi, plant sciences, sosiologi pedesaan, veterinary medicine, margasatwa, dan ekologi.
Ekologi
Ahli Statistik memainkan peran umum dalam menujukan pertanyaan tentang lingkungan alam di bumi, seperti populasi binatang, proteksi pertanian, dan keamanan pupuk & pestisida. Banyak Negara bagian mempekerjakan Ahli Statistik di Margastwa. Ahli Statistik dipekerjakan Negara bagian dan agen lingkungan pemerintah pusat sama baiknya dengan perusahaan yang mengumpulkan data lingkungan. Sebagai tambahan, perusahaan membutuhkan Ahli Statistik untuk membantu dalam menaksirkan bagaimana produk baru atau tumbuh-tumbuhan akan mempengaruhi lingkungan sekitarnya. Scientific researchers juga bekerja dengan Ahli Statistik (sering di universitas) untuk mendesain eksperimen yang akan menjawab pertanyaan dasar tentang lingkungan.

Sumber:
http://sitianisahnisa.blogspot.com/2011/12/prospek-kerja-bidang-statistika.html

Istilah-Istilah dalam Statistika


a.    Populasi dan Sampel
Populasi adalah keseluruhan dari objek penelitian. Sampel adalah bagian dari populasi. Sampel yang baik adalah sampel yang representatif, yaitu sampel yang dapat mewakili populasinya. Agar representatif, maka pengambilan sampel dari populasi harus menggunakan teknik pengambilan sampel (sampling) yang benar. Ada 2 teknik pengambilan sampel:
1.      Teknik sampling berdasarkan peluang
Adalah sebuah teknik pengambilan sampel dimana setiap unit observasi dalam populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel. 
Ada 3 teknik sampling berdasarkan peluang, diantaranya: 
•  Sampling Acak Sederhana 
Adalah teknik pengambilan sampel dimana sampel diambil berdasarkan tabel bilangan acak.
•  Sampling Klasifikasi 
Adalah sebuah teknik pengambilan sampel dimana populasi terlebih dahulu di bagi-bagi menjadi sub-sub populasi yang antar sub populasi homogen.
•  Sampling Stratifikasi
Adalah sebuah teknik pengambilan sampel dimana populasi terlebih dahulu di bagi-bagi menjadi sub-sub populasi yang antar sub populasi heterogen. 
2.      Teknik sampling tidak berdasarkan peluang
Adalah teknik pengambilan sampel dimana setiap unit observasi dalam populasi tidak mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel. Ada beberapa teknik sampling tidak berdasarkan peluang, diantaranya:
•  Teknik sampling convenience (seadanya) 
•  Teknik sampling judgment (pertimbangan)
b. Karakteristik
Karakteristik adalah ciri yang membedakan satu objek penelitian dengan objek penelitian yang lain. Contohnya adalah jika kita mengamati pipa, maka karakteristik yang bisa kita lihat pada pipa adalah diameternya, ketebalan pipanya, warnanya dan sebagainya.
c. Variabel
   Variabel adalah karakteristik yang menghasilkan pengukuran. Contohnya adalah diameter pipa adalah variabel karena diameter bisa menghasilkan pengukuran.
     Variabel dapat dibagi berdasarkan :
     1. Bentuk dibedakan menjadi:
1.1 Kualitatif dibagi menjadi 2, yaitu:
1.1.1 Dichotomous
Adalah variabel yang hasil pengukurannya bukan angka yang terdiri dari 2 katagori. Contoh: jenis kelamin.
1.1.2 Polychotomous
Adalah variabel yang hasil pengukurannya bukan angka yang terdiri dari banyak katagori. Contoh: pekerjaan.
1.2 Kuantitatif dibagi menjadi 2 yaitu:
1.2.1 Diskrit
Adalah variabel yang hasil pengukurannya berbentuk angka dan merupakan bilangan diskrit. Contoh: jumlah barang.
1.2.2 Kontinu 
Adalah variabel yang hasil pengukurannya berbentuk angka dan merupakan bilangan kontinu. Contoh: ketebalan pipa.
2. Fungsi dibedakan menjadi:
2.1 Bebas
       Adalah variabel yang mempengaruhi variabel yang lain.
2.2 Tak bebas
       Adalah variabel yang dipengaruhi oleh variabel yang lain.
3. Skala Pengukuran dibedakan menjadi:
3.1 Nominal
      Adalah variabel yang hasil pengukurannya menghasilkan data yang nominal. Contoh: variabel jenis kelamin.
3.2 Ordinal
      Adalah variabel yang hasil pengukurannya menghasilkan data yang ordinalContoh: variabel tingkat pendidikan.
3.3 Interval
       Adalah variabel yang hasil pengukurannya menghasilkan data yang interval. Contoh: variabel nilai.
3.4 Rasio
       Adalah variabel yang hasil pengukurannya menghasilkan data yang rasioContoh: variabel jumlah.
d. Data
Data adalah hasil pengukuran yang bisa memberikan gambaran suatu keadaan. Data dapat dibagi berdasarkan :
  •          Jenis Data Menurut Cara Memperolehnya:

            1. Data Primer
Data primer adalah data yang secara langsung diambil dari objek penelitian oleh peneliti perorangan maupun organisasi. Contohnya adalah mewawancarai langsung penonton bioskop 21 untuk meneliti preferensi konsumen bioskop.

            2. Data Sekunder
Data sekunder adalah data yang didapat tidak secara langsung dari objek penelitian melainkan data yang sudah jadi yang dikumpulkan oleh pihak lain dengan berbagai metode baik secara komersial maupun non komersial. Contohnya adalah pada peneliti yang menggunakan data statistik hasil riset dari surat kabar atau majalah.
  •         Macam-Macam Data Berdasarkan Sumber Data:

            1. Data Internal
Data internal adalah data yang menggambarkan situasi dan kondisi pada suatu organisasi secara internal, misalnya data keuangan, data pegawai, data produksi.
            2. Data Eksternal
Data eksternal adalah data yang menggambarkan situasi serta kondisi yang ada di luar organisasi. Contohnya adalah data jumlah penggunaan suatu produk pada konsumen, tingkat preferensi pelanggan, persebaran penduduk.
  •         Klasifikasi Data Berdasarkan Jenis Datanya:

            1. Data Kuantitatif
Data kuantitatif adalah data yang dipaparkan dalam bentuk angka-angka. Misalnya adalah jumlah pembeli saat hari raya idul adha, tinggi badan siswa kelas 3 ips 2.
            2. Data Kualitatif
Data kualitatif adalah data yang disajikan dalam bentuk kata-kata yang mengandung makna. Contohnya seperti persepsi konsumen terhadap botol air minum dalam kemasan, anggapan para ahli terhadap psikopat.
  •          Pembagian Jenis Data Berdasarkan Sifat Data:

            1. Data Diskrit
Data diskrit adalah data yang nilainya adalah bilangan asli. Contohnya adalah berat badan ibu-ibu pkk sumber ayu, nilai rupiah dari waktu ke waktu.
             2. Data Kontinyu
Data kontinyu adalah data yang nilainya ada pada suatu interval tertentu atau berada pada nilai yang satu ke nilai yang lainnya. Contohnya penggunaan kata sekitar, kurang lebih, kira-kira, dan sebagainya seperti dinas pertanian daerah mengimpor bahan baku pabrik pupuk kurang lebih 850 ton.
  •          Jenis-jenis Data Menurut Waktu Pengumpulannya:

            1. Data Cross Section
Data cross-section adalah data yang menunjukkan titik waktu tertentu. Contohnya laporan keuangan per 31 desember 2006, data pelanggan PT. angin ribut bulan mei 2004.
            2. Data Time Series/Berkala
Data berkala adalah data yang datanya menggambarkan sesuatu dari waktu ke waktu atau periode secara historis. Contohnya adalah data perkembangan nilai tukar dollar Amerika terhadap euro Eropa dari tahun 2004 sampai 2006, jumlah pengikut jamaah Nurdin M Top dan doktor Azahari dari bulan ke bulan.
  •          Jenis-jenis data menurut tingkatan pengukuran:

            1. Data Rasio
Data rasio adalah tingkatan data yang paling tinggi. Data rasio memiliki jarak antar nilai yang pasti dan memiliki nilai nol mutlak yang tidak dimiliki oleh jenis-jenis data lainnya. Contohnya adalah berat badan, panjang benda, jumlah satuan benda. Data rasio dapat digunakan dalam komputasi matematik, misalnya A memiliki 10 bola dan B memiliki 8 bola, maka A memiliki 2 bola (10-8) lebih banyak dari B.
            2. Data Interval
Data interval mempunyai tingkatan lebih rendah dari data rasio. Data rasio memiliki jarak data yang pasti namun tidak memiliki nilai nol mutlak. Contohnya ialah hasil dari nilai ujian matematika. Jika A mendapat nilai 10 dan B mendapat nilai 8, maka dipastikan A mempunyai 2 nilai lebih banyak dari B. Namun tidak ada nilai nol mutlak, maksudnya bila C mendapat nilai 0, tidak berarti bahwa kemampuan C dalam pelajaran matematika adalah nol atau kosong.
            3. Data Ordinal
Data ordinal pada dasarnya adalah hasil dari kuantifikasi data kualitatif. Contohnya yaitu penskalaan sikap individu. Penskalaan sikap individu terhadap sesuatu bisa diwujudkan dalam bermacam bentuk, diantaranya yaitu: dari sikap Sangat Setuju (5), Setuju (4), Netral (3), Tidak Setuju (2), dan Sangat Tidak Setuju (1). Pada tingkatan ordinal ini data yang ada tidak mempunyai jarak data yang pasti, misalnya: Sangat Setuju (5) dan Setuju (4) tidak diketahui pasti jarak antar nilainya karena jarak antara Sangat Setuju (5) dan Setuju (4) bukan 1 satuan (5-4).
            4. Data Nominal
Data nominal adalah tingkatan data paling rendah menurut tingkat pengukurannya. Data nominal ini pada satu individu tidak mempunyai variasi sama sekali, jadi 1 individu hanya punya 1 bentuk data. Contohnya yaitu: jenis kelamin, tempat tinggal, tahun lahir. Setiap individu hanya akan mempunyai 1 data jenis kelamin, laki-laki atau perempuan. Data jenis kelamin ini nantinya akan diberi label dalam pengolahannya, misalnya perempuan=1, laki-laki=2.
  •  Ada lagi jenis data yang sering disebutkan dalam statistik yaitu data parametric dan non parametric. Pembagian parametric dan non-parametric dipengaruhi oleh karakteristik empirik dari data tersebut. Suatu data disebut sebagai data parametric bila memenuhi kriteria sebagai berikut (Field, 2000):

            1. Normally distributed data
Data yang mempunyai distribusi normal adalah data yang dapat mewakili populasi yang diteliti. Secara kasat mata kita bisa melihat histogram dari data yang dimaksud, apakah membentuk kurva normal atau tidak. Tentu saja cara ini sangat subyektif. Cara lainnya yaitu dengan melakukan uji normalitas pada data yang dimaksud.
            2. Homogenity of variance
Variansi dari data harus stabil tidak berubah atau homogen. Ada banyak tes yang bisa dilakukan untuk mengetahui homogenity of variance, bahkan untuk jenis-jenis analisis tertentu SPSS secara otomatis menyertakan hasil tes ini.
             3. Interval data
Data yang dimaksud minimal merupakan data interval.
            4. Independence
Data yang diperoleh merupakan data dari tiap individu yang independen, maksudnya respon dari 1 individu tidak mempengaruhi atau dipengaruhi respon individu lainnya.

Sumber:
http://qoronizumalin.blogspot.com/2012/03/pengertian-statistik.html
http://datakuliah.blogspot.com/2009/11/pengertian-statistika-istilah-populasi.html